Paradoks Kesehatan di Indonesia
Paradoks kesehatan di Indonesia sungguh memprihatinkan. Di satu sisi, pemerintah membangun fasilitas kesehatan dengan teknologi canggih, namun di sisi lain, masih banyak masyarakat yang menderita penyakit yang sebenarnya dapat dicegah, seperti cacingan dan stunting yang masih menjadi masalah besar yang belum dapat diselesaikan secara tuntas.
Masalah Kesehatan yang Masih Menghantui Indonesia:
- Cacingan: Prevalensi cacingan di Indonesia masih tinggi, sekitar 28,9%, yang tersebar di 181 kabupaten/kota. Efeknya tidak hanya pada kesehatan fisik, tetapi juga pada gizi buruk, gangguan kognitif, dan penurunan produktivitas.
- Filariasis: Penyakit ini dikenal di 236 kabupaten/kota dengan sekitar 10 ribu kasus kronis.
- Penyakit Kronis: Penyakit seperti kanker paru, jantung koroner, dan stroke juga masih menjadi masalah besar.
Penyebab Masalah Kesehatan:
- Kurangnya Fokus pada Isu Hulu: Kementerian Kesehatan lebih sibuk dengan pembangunan berorientasi pencitraan daripada fokus pada masalah kesehatan dasar masyarakat.
- Pengadaan Alat Medis yang Tidak Efektif: Pengadaan alat medis dengan teknologi tinggi yang tidak dapat dioperasikan dan tidak memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat.
- Kurangnya Tenaga Ahli dan Sarana Dasar: Puskesmas dan fasilitas kesehatan primer kekurangan tenaga, obat, dan sarana dasar.
Solusi yang Dapat Dilakukan:
- Meningkatkan Fokus pada Masalah Kesehatan Dasar: Kementerian Kesehatan perlu memprioritaskan masalah kesehatan dasar masyarakat, seperti cacingan dan filariasis.
- Meningkatkan Efisiensi Pengadaan Alat Medis: Pengadaan alat medis perlu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan dapat dioperasikan dengan efektif.
- Meningkatkan Kualitas Fasilitas Kesehatan Primer: Puskesmas dan fasilitas kesehatan primer perlu ditingkatkan kualitasnya dengan menambah tenaga ahli, obat, dan sarana dasar.
Menurut Dr. Widya Murni, pakar integrative innovative medicine dan Ketua FIIM (Functional Integrative Innovative Medicine) Indonesia, salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan mengintegrasikan pengobatan tradisional dengan pengobatan modern. Beliau juga menekankan pentingnya meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan primer dan memprioritaskan masalah kesehatan dasar masyarakat.
Integrative Functional Medicine: Solusi untuk Mengatasi Masalah Kesehatan
Integrative functional medicine adalah sebuah metoda menuju optimal health dengan mencari akar masalah dan terapi dilakukan dengan membenahi akar masalah. Pendekatan ini memandang pasien sebagai keseluruhan, tidak hanya fokus pada penyakitnya saja, tetapi juga pada aspek fisik, mental, dan spiritual. Dengan demikian, pengobatan dapat lebih efektif dan menyeluruh.
Dengan meningkatkan fokus pada masalah kesehatan dasar, efisiensi pengadaan alat medis, dan kualitas fasilitas kesehatan primer, serta menerapkan pendekatan integrative functional medicine, diharapkan masalah kesehatan di Indonesia dapat diatasi secara efektif.