Pengembangan Medical Wellness di Indonesia: Sebuah Langkah Menuju Kesehatan yang Lebih Baik

Medical Wellness adalah pendekatan layanan kesehatan terpadu yang fokus pada pencegahan penyakit, peningkatan kualitas hidup, dan pengelolaan kesehatan jangka panjang. Policy paper ini mengusulkan kerangka kebijakan nasional untuk mengembangkan Medical Wellness di Indonesia, mendukung UHC, SDGs, dan penguatan Health Tourism & Medical Tourism.

Rekomendasi Utama:

  1. Penetapan definisi dan ruang lingkup Medical Wellness
  2. Penguatan regulasi dan tata kelola
  3. Standardisasi layanan dan SDM
  4. Integrasi dengan sistem kesehatan nasional
  5. Pengembangan ekosistem investasi dan inovasi

Manfaat:

  • Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat
  • Mendorong ekonomi kesehatan dan industri pariwisata
  • Menciptakan lapangan kerja
  • Mendukung transformasi sistem kesehatan Indonesia

Implementasi:

  • Jangka Pendek (1-2 tahun): penyusunan regulasi, pilot project
  • Jangka Menengah (3-5 tahun): standardisasi nasional, penguatan SDM
  • Jangka Panjang (>5 tahun): integrasi penuh dan ekspansi health tourism, Medical tourism

Konteks:

  • Indonesia menghadapi beban ganda penyakit dan meningkatnya biaya kesehatan
  • Medical Wellness dapat menjawab kebutuhan layanan promotif-preventif yang lebih personal
  • Kerangka kebijakan nasional diperlukan untuk mendukung pengembangan Medical Wellness di Indonesia, dengan integrasi antara Permenkes 11 Tahun 2025 dan Permenpar No.6 Tahun 2025, serta peraturan lainnya.

Dalam upaya mengembangkan Medical Wellness di Indonesia, beberapa organisasi seperti IHTPB, ASTI, ASPI, JDNI, AWMI, dan FIIM telah berperan aktif dalam mendorong pengembangan hal ini untuk dapat terealisasikan dengan baik melalui kerja sama dan kolaborasi antara Pemerintah, Industri, dan Masyarakat. 

Dengan demikian, diharapkan Medical Wellness dapat menjadi salah satu pilar utama dalam meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia.

Back